RIVA CERDIK (peRIksa iVA CEgah DIni kanker serviK)
Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan
Inovasi RIVA CERDIK telah diimplementasikan selama 2 tahun dari tahun 2020-2021 dan mendapatkan dampak yang positif bagi masyarakat terutama wanita dengan usia produktif yang ditunjukan dengan capaian skrining kanker serviks dan payudara yang berbasis indikator kinerja.
Berdasarkan data diatas dampak inovasi RIVA CERDIK dapat dilihat dari cakupan peserta yang mengikuti kegiatan skrining kaner servik dan payudara mengalami penigkatan setiap tahunnya. Dengan inovasi RIVA CERDIK pihak lain yang mereplikasi dapat meningkatkan jumlah cakupan peserta yang mengikuti kegiatan IVA dan SADANIS sehingga kasus kanker serviks dan payudara bisa dicegah dan menurun secara signifikan. Untuk menjaga dan meningkatkan inovasi RIVA CERDIK inovasi ini telah dievaluasi atau dinilai oleh berbagai pihak, baik secara internal maupun secara eksternal. Evaluasi ditekankan pada sejauh mana kemampuan inovasi RIVA CERDIK yang menjamin kesehatan bagi wanita usia produktif dan dapat meningkatkan serta memberikan tingkat kepuasan bagi masyarakat.
Dampak inovasi RIVA CERDIK sudah dijabarkan melalui :
1. Rapat minlok
2. Rapat Koordinasi Bidan
3. Penilaian kinerja puskesmas (PKP)
4. Monitoring dan evaluasi triwulanan
5. Rapat Lintas Sektoral
6. Survey kepuasan masyarakat
Inovasi RIVA CERDIK berdampak pada :
1. Masyarakat
Kegiatan skrining kaner servik dan payudara pada inovasi ini dapat berdampak pada masyarakat yaitu masyarakat menjadi lebih siaga dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan terjadi.
2. Wanita Usia Produktif
Pemeriksaan IVA dan SADANIS mampu mendeteksi dini kanker serviks dan payudara sehingga wanita dengan usia produktif mampu melakukan pencegahan dini sehingga mampu mencapai taraf hidup yang sehat.
3. Tenaga Kesehatan
Kegiatan IVA dan SADANIS pada inovasi ini dapat meringankan pekerjaan satu sama lain dan semua tenaga kesehatan menjadi tahu apa permasalahan dan jumlah wanita usia produktif dengan resiko tinggi mengidap penyakit kaker serviks dan payudara di wilayah binaannya.
4. Puskesmas
Inovasi RIVA CERDIK berkontribusi untuk meningkatkan penilaian kinerja puskesmas (PKP) sehingga capaian skrining IVA dan SADANIS diharapkan bisa 100% pada akhir tahun.
5. Dinas kesehatan Kota Semarang
Inovasi RIVA CERDIK berkontribusai untuk meningkatkan kinerja dinas kesehatan kota semarang yaitu dengan tidak menyumbang angka kematian akibat kanker serviks dan payudara di kota Semarang.
6. Pemerintah Kota Semarang
Kegiatan pendampingan ibu hamil pada inovasi ini dapat memberikan manfaat untuk pemerintah kota semarang yaitu dengan menurunya AKI dan AKB di wilayah Kota Semarang diharapkan permasalahan kesehatan di kota semarang dapat berkurang.
Metode Pelaksanaan Evaluasi :
Inovasi RIVA CERDIK telah dilakukan evaluasi secara internal (lingkup dalam Puskesmas) dan eksternal (lingkup luar Puskesmas) sebagai berikut:
1. Internal, dilakukan oleh pihak Puskesmas (baik oleh level manajemen, maupun oleh tim kendali mutu), meliputi: evaluasi SPM pelayanan, monev inovasi dan evaluasi mutu dan keselamatan pasien, kepuasan layanan dan keberlanjutan pengembangan layanan.
2. Eksternal, dilakukan oleh pihak independen untuk memantau kepuasan masyarakat atas pelayanan inovasi ini dilakukan melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).
Hasil evaluasi tersebut di atas, menunjukkan bahwa inovasi RIVA CERDIK sangat bermanfaat untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Metode evaluasi RIVA CERDIK melalui:
1. Laporan bulanan
2. Rapat rutin bulanan (mini lokakarya)
3. Obervasi Layanan (perbulan)
4. Monev layanan dan audit (triwulan)
5. Masukan pasien Puskesmas
6. PKP bulanan dan tahunan
Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan 1 kali duntuk kegiatan dipuskesmas dan minimal 1 kali ditingkat RW dalam sebulan. Kegiatan bisa di lakukan di jam kerja maupun diluar jam kerja. Tolak ukur pendampingan dilihat
dari prosentase capaian sasaran yang mengikuti kegiatan yang di input ke dalam penilaian kinerja puskesmas (PKP) .
Hasil evaluasi dari inovasi RIVA CERDIK memberikan rekomendasi perbaikan dan penyempurnaan secara berkelanjutan, yang telah disikapi langsung oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk meningkatkan capaian kinerja program kesehatan ibu dan anak.
Tujuan Inovasi
Kanker serviks atau kanker mulut rahim menempati urutan keempat kanker yang paling sering pada perempuan dengan perkiraan 570.000 kasus baru pada tahun 2018 dan mewakili 6,6% dari semua kanker pada perempuan. Angka kematian akibat kanker serviks sekitar 90% di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kematian akibat kanker serviks secara global dapat dikurangi melalui pendekatan komprehensif yang mencakup pencegahan, diagnosis dini, skrining yang efektif dan program pengobatan (WHO, 2018). Di Indonesia yang sudah melakukan pemeriksaan IVA pada tahun 2018 sebesar 1,64%, di provinsi Jawa Tengah sebesar 5,36 % sedangkan di Puskesmas Sekaran yang sudah melakukan IVA sebesar 2,75 %. RIVA CERDIK adalah sebuah kegiatan pemeriksaan IVA (Cegah Dini Kanker Serviks) yang merupakan inovasi kategori kesehatan. Inovasi ini sebagai salah satu upaya pencegahan kanker serviks, pemeriksaan yang dilakukan yaitu pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks dan SADANIS (Periksa Payudara Klinis) untuk deteksi dini kanker payudara dan juga dilakukan pemeriksaan payudara klinis untuk mendeteksi adanya kanker payudara.
Inovasi RIVA CERDIK tercipta dikarenakan setiap wanita memiliki risiko menderita kanker servik terutama yang sudah pernah melakukan hubungan seksual, Kematian karena kanker servik dikarenakan wanita tidak menjalani pemeriksaan dini sehingga menyebabkan keterlambatan diagnosis dari kanker servik dan menurunkan harapan hidup wanita.
Kegiatan dalam inovasi ini yaitu penyuluhan berjenjang di tingkat kecamatan, kelurahan, RW, RT dalam kegiatan pertemuan PKK, serta melakukan kegiatan
pemeriksaan IVA mobile di masing-masing RW. Inovasi RIVA CERDIK memiliki tujuan menurunkan kasus kanker serviks di wilayah kerja puskesmas sekaran; termotivasinya wanita usia produktif untuk tahu, mau, dan mampu melakukan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara; setiap elemen masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Sekaran berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat. Inovasi RIVA CERDIK (Periksa IVA cegah dini kanker servik) memiliki dukungan kebijakan yaitu dengan SK Camat Kecamatan Gunungpati Kota Semarang No. 482.1/9/I/2019 Tentang Pembentukan Inovasi RIVA CERDIK dan Kader IVA Test Kecamatan Gunungpati.
Manfaat Inovasi
Dengan inovasi RIVA CERDIK pihak lain yang mereplikasi dapat meningkatkan jumlah cakupan peserta yang mengikuti kegiatan IVA dan SADANIS sehingga kasus kanker serviks dan payudara bisa dicegah dan menurun secara signifikan. Untuk menjaga dan meningkatkan inovasi RIVA CERDIK inovasi ini telah dievaluasi atau dinilai oleh berbagai pihak, baik secara internal maupun secara eksternal. Evaluasi ditekankan pada sejauh mana kemampuan inovasi RIVA CERDIK yang menjamin kesehatan bagi wanita usia produktif dan dapat meningkatkan serta memberikan tingkat kepuasan bagi masyarakat.
Dampak inovasi RIVA CERDIK sudah dijabarkan melalui :
1. Rapat minlok
2. Rapat Koordinasi Bidan
3. Penilaian kinerja puskesmas (PKP)
4. Monitoring dan evaluasi triwulanan
5. Rapat Lintas Sektoral
6. Survey kepuasan masyarakat
Inovasi RIVA CERDIK berdampak pada :
1. Masyarakat
Kegiatan skrining kaner servik dan payudara pada inovasi ini dapat berdampak pada masyarakat yaitu masyarakat menjadi lebih siaga dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan terjadi.
2. Wanita Usia Produktif
Pemeriksaan IVA dan SADANIS mampu mendeteksi dini kanker serviks dan payudara sehingga wanita dengan usia produktif mampu melakukan pencegahan dini sehingga mampu mencapai taraf hidup yang sehat.
3. Tenaga Kesehatan
Kegiatan IVA dan SADANIS pada inovasi ini dapat meringankan pekerjaan satu sama lain dan semua tenaga kesehatan menjadi tahu apa permasalahan dan jumlah wanita usia produktif dengan resiko tinggi mengidap penyakit kaker serviks dan payudara di wilayah binaannya.
4. Puskesmas
Inovasi RIVA CERDIK berkontribusi untuk meningkatkan penilaian kinerja puskesmas (PKP) sehingga capaian skrining IVA dan SADANIS diharapkan bisa 100% pada akhir tahun.
5. Dinas kesehatan Kota Semarang
Inovasi RIVA CERDIK berkontribusai untuk meningkatkan kinerja dinas kesehatan kota semarang yaitu dengan tidak menyumbang angka kematian akibat kanker serviks dan payudara di kota Semarang.
6. Pemerintah Kota Semarang
Kegiatan pendampingan ibu hamil pada inovasi ini dapat memberikan manfaat untuk pemerintah kota semarang yaitu dengan menurunya AKI dan AKB di wilayah Kota Semarang diharapkan permasalahan kesehatan di kota semarang dapat berkurang.
Metode Pelaksanaan Evaluasi :
Inovasi RIVA CERDIK telah dilakukan evaluasi secara internal (lingkup dalam Puskesmas) dan eksternal (lingkup luar Puskesmas) sebagai berikut:
1. Internal, dilakukan oleh pihak Puskesmas (baik oleh level manajemen, maupun oleh tim kendali mutu), meliputi: evaluasi SPM pelayanan, monev inovasi dan evaluasi mutu dan keselamatan pasien, kepuasan layanan dan keberlanjutan pengembangan layanan.
2. Eksternal, dilakukan oleh pihak independen untuk memantau kepuasan masyarakat atas pelayanan inovasi ini dilakukan melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).
Hasil evaluasi tersebut di atas, menunjukkan bahwa inovasi RIVA CERDIK sangat bermanfaat untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Metode evaluasi RIVA CERDIK melalui:
1. Laporan bulanan
2. Rapat rutin bulanan (mini lokakarya)
3. Obervasi Layanan (perbulan)
4. Monev layanan dan audit (triwulan)
5. Masukan pasien Puskesmas
6. PKP bulanan dan tahunan
Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan 1 kali duntuk kegiatan dipuskesmas dan minimal 1 kali ditingkat RW dalam sebulan. Kegiatan bisa di lakukan di jam kerja maupun diluar jam kerja. Tolak ukur pendampingan dilihat
dari prosentase capaian sasaran yang mengikuti kegiatan yang di input ke dalam penilaian kinerja puskesmas (PKP) .
Hasil evaluasi dari inovasi RIVA CERDIK memberikan rekomendasi perbaikan dan penyempurnaan secara berkelanjutan, yang telah disikapi langsung oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk meningkatkan capaian kinerja program kesehatan ibu dan anak.
Hasil Inovasi
Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia ini dilaksanakan selama 5 tahun di seluruh Indonesia, dimana pencanangan dilakukan oleh Ibu Negara pada tanggal 21 April 2015 di Puskesmas Nanggulan,Kabupaten Kulonprogo, Provinsi DI Yogyakarta. Rangkaian kegiatan meliputi kegiatan promotif, preventif , deteksi dini, dan tindak lanjut. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terutama dalam mengendalikan faktor risiko kanker dan deteksi dini kanker sehingga diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kanker dapat ditekan. Seluruh fasilitas kesehatan dasar di Indonesia melakukan gerakan pencegahan kanker termasuk Puskesmas Sekaran. Gerakan ini di laksanakan di puskesmas namun dengan sedikitnya minat sasaran maka puskesmas kami melakukan pendekatan sibantu oleh kader dengan cara mendatagi sasaran dan melaksanakan IVA serta SADANIS di rumah warga tersebut yang kemudian kegiatan ini disebut dengan Inovasi RIVA CERDIK.
Puskesmas Sekaran memiliki lima wilayah kelurahan binaan, dimana tidak semua kelurahan ini memiliki akses yang mudah ke Puskesmas. Ada 2 wilayah yaitu Tinjomoyo Kelurahan Sukorejo, Bangkong dan Persen Kelurahan Sekaran yang memiliki akses cukup sulit untuk menuju Puskesmas. Dari sinilah kami berinisiatif untuk melakukan test IVA dan SADANIS dengan mendatangi sasaran agar warga mendapatkan layanan yang merata dalam upaya gerakan pencegahan kanker leher rahim dan kanker payudara secara nasional.
Inovasi RIVA CERDIK sangat mudah direplikasi terutama untuk daerah terpencil di wilayah Indonesia dimana akses menuju fasilitas kesehatan susah, dan dimana masyarakat terpencil kurang tahu informasi mengenai gerakan pencegahan kanker. Di Indonesia fasilitas kesehatan dasar sudah banyak yang memiliki tenaga medis dan para medis yang sudah mendapatkan pelatihan IVA serta cukupnya peralatan serta alat angkut untuk menjangkau sasaran di wilayah terpencil seperti puskesmas sekaran. Inovasi RIVA CERDIK (Periksa IVA cegah dini kanker servik dan payudara) memiliki dukungan kebijakan yang dibuktikan dengan terbitnya SK Camat Kecamatan Gunungpati Kota Semarang No. 482.1/9/I/2019 Tentang Pembentukan Inovasi RIVA CERDIK dan Kader IVA Test Kecamatan Gunungpati.