Memuat…
KECAMATAN TUGU
Detail Inovasi OPD

Pemilihan Pegawai Teladan

4 Foto
Klik gambar untuk tampilan penuh
Rancang Bangun & Perubahan

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting untuk mencapai visi dan misi Kota Semarang. Pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) bagi suatu instansi pemerintahan menjadikan perlunya mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) dengan baik agar dapat meningkatkan produktivitas di lingkungan kerja dan dalam melayani masyarakat.

Kecamatan Tugu harus dapat memiliki produktivitas yang baik untuk dapat memenuhi target yang sudah ditetapkan. Kinerja pegawai yang baik dengan etos kerja yang tinggi akan membantu tugas menjadi lebih ringan, sedangkan bila kinerja pegawai menurun dan buruk maka akan merugikan instansi.

 

Selama tahun 2023  terjadi fluktuasi di dalam kinerja pegawai yang dibuktikan dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang bisa dilihat pada tabel berikut :

No.

Periode Survei

Jumlah Responden

Nilai IKM

L

P

1.

Januari – Maret 2023

49

44

81,27

2.

April – Juni 2023

28

30

82,33

3.

Juli – September 2023

41

39

80,92

4.

Oktober – Desember 2023

48

36

95,22

 

Dari hasil IKM ( Indeks Kepuasan Masyarakat ) dapat di simpulkan bahwa Triwulan pertama Kecamatan Tugu mendapat nilai 81.27 ( Baik), triwulan II mendapatkan nilai 82.33 (Baik) , Triwulan III mendapatkan nilai 80.92 ( Baik ) dan Triwulan IV nilai 95.22 (Sangat Baik).

Dari Triwulan tersebut mendapatkan hasil yang baik, ada peningkatan survey masyarakat dan berdampak baik oleh Kinerja Pegawai Kecamatan Tugu

Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu menuangkannya dalam bentuk risalah dengan judul “Pemilihan Pegawai Teladan”. 

Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu dalam menuliskan risalah ini membagi permasalahan menjadi beberapa poin. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Kurangnya disiplin pegawai.
  2. Belum ada sosialisasi untuk meningkatkan semangat kompetensi antar pegawai.
  3. Materi diklat terkait pelayanan prima belum dapat ditularkan ke pegawai yang lain.
  4. Menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.
  5. Belum ada metode khusus dalam penerapan core values dan employer branding ASN.
  6. Koordinasi yang kurang antar pegawai dan antar seksi/sub bagian.

 

Tujuan Inovasi

Target ditetapkan secara kuantitatif dengan indikator :

  1. Disiplin pegawai (Tingkat, ikut apel pagi)
  2. Sosialisasi budaya kerja ( Peningkatan Produktifitas)
  3. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

 

Manfaat Inovasi

Dengan penerapan standar baru ini diharapkan nantinya peningkatan kinerja pegawai bisa dilakukan oleh seluruh pegawai Kecamatan Tugu.

Hasil Inovasi

Setelah menerapkan standar yang baru di Kecamatan Tugu selama bulan Mei 2024, maka Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu mengidentifikasi ulang beberapa permasalahan yang muncul yaitu :

  1. Masih adanya pegawai Kecamatan Tugu yang kurang antusias dan memiliki semangat bersaing dengan pegawai lain untuk bisa terpilih menjadi Pegawai Teladan.
  2. Belum adanya sanksi yang tegas bagi pegawai yang kurang disiplin maupun yang tidak menunjukkan peningkatan kinerja sehingga hal ini bisa mengakibatkan menurunnya kinerja pegawai lain.

 

Berdasarkan permasalahan di atas, Kelompok Budaya Kerja Kecamatan Tugu pada risalah selanjutnya sepakat mengusung tema yang sama yaitu Profesionalisme di dalam Peningkatan Penguatan kinerja pegawai Kecamatan Tugu namun menitikberatkan pada pegawai Kecamatan Tugu yang belum menjadi Pegawai Teladan yaitu dengan judul “Meningkatkan Kompetensi Pegawai Kecamatan Tugu”.

Tahapan
Penerapan
Uji Coba
2024-11-01
Implementasi
2024-06-01